Remon Roxis

Minggu, 13 Februari 2011

DASAR-DASAR ADVOKASI Oleh : R E M O N (Menteri Hukum dan Advokasi BEM Universitas Riau)

Curiculum Vitae
Nama : Remon
Panggilan : Rey
TTL : Batam, 15 Oktober 1989
Pendiidikan : SD 005 Batam, SMPN 003 Batam, SMAN 004 Batam.S1 Ilmu Pemerintahan FISIP UNIVERSITAS RIAU
Motto : No body is Perfect, Yakin Usaha Sampai
Cp : 08566707776/085264567716
Alamat : Jl. Jend. Sudirman, Purna MTQ Anjungan Batam, Pekanbaru
E-mail : nomear_roxis@yahoo.com
Hobi : Membaca, musik, olahraga
Idola : Muhammad SAW
Cita-Cita : Masuk Syurga, Politisi
Amanah : 1. Menteri Hukum dan Advokasi BEM UR
2. Ketua Umum IPMKOB Pekanbaru

APA ITU ADVOKASI??
ADVOKASI:
Advokasi adalah aksi strategis yang ditujukan untuk menciptakan kebijakan publik yang bermanfaat bagi masyarakat atau mencegah munculnya kebijakan yang diperkirakan merugikan masyarakat.
Advokasi terdiri atas sejumlah tindakan yang dirancang untuk menarik perhatian masyarakat pada suatu isu, dan mengontrol para pengambil kebijakan untuk mencari solusinya.

TUJUAN ADVOKASI :
Untuk mencapai perubahan-perubahan kebijakan spesifik yang bermanfaat untuk kelompok/warga negara yang terlibat dalam sebuah proses advokasi (The Arias Foundation, Costa rica)
Advokasi dilakukan berdasarkan:
Kenyataan (das sein)
Harapan (das sollen)

- BAGAIMANA PERAN ADVOKASI DALAM KELEMBAGAAN MAHASISWA :
SEBELUM MELAKUKAN ADVOKASI, PASTIKAN BAHWA ORGANISASI KEMAHASISWAAN YG ANDA PIMPIN MEMILIKI :
1.Memiliki jumlah anggota aktif yang memadai
2.Mampu menjangkau ke banyak kelompok masyarakat kampus
3.Mampu membangun aliansi dengan kelompok lain yang juga kuat
4.Memiliki kelompok inti yang terdiri dari orang-orang yang berpengaruh dan dikenal luas
5.Mempunyai Legitimasi
6.Memiliki informasi yang cukup dan memadai
7.Mampu merumuskan issu
8.Memiliki kemampuan, kewenangan yang diakui , dihormati dan keteguhan Moral

TAHAPAN ADVOKASI :
-MEMBENTUK LINGKAR INTI
Langkah pertama dari proses advokasi adalah membentuk lingkar inti, yaitu kumpulan orang atau organisasi yang menjadi penggagas serta pengendali utama seluruh kegiatan advokasi.
Pentingnya posisi ini, sehingga orang atau organisasi yang berada didalamnya haruslah memiliki kesamaan visi dan analisis (bahkan ideologi) yang jelas terhadap issu yang diadvokasi
-MEMILIH ISSU STRATEGIS
Tugas pertama dari lingkar inti adalah merumuskan issu tertentu yang diadvokasi. Issu yang dirumuskan tersebut dapat dikatakan menjadi suatu issu strategis jika :
1.Aktual
2.Penting dan mendesak
3.Sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi MAHASISWA
4.Berdampak positif pada perubahan sosial yang lebih baik
5.Sesuai dengan visi dan agenda perubahan sosial yang lebih besar
-MERANCANG SASARAN DAN STRATEGI
Dalam merancang sasaran dan strategi dapat digunakan metode SMART, yaitu :
1.Spesifik; dalam arti rumusan sasaran memang spesifik, kongkrit, dan jelas
2.Measurable; dalam arti hasilnya punya indikator yang jelas sehingga dapat dipantau dan diketahui
3.Realistis; dalam arti apakah sasaran mungkin dapat dicapai
4.Time Bound; dalam arti punya batas waktu yang jelas
-MENGOLAH DATA DAN MENGEMAS INFORMASI
Salah satu cara yang dikenal dalam mengolah data dalam proses advokasi adalah dengan melakukan riset advokasi. Riset advokasi sebenarnya lebih merupakan riset terapan, terutama dalam bentuk kajian kebijakan dengan tujuan mengumpulkan sebanyak mungkin data dan mengolahnya sebagai informasi yang diperlukan untuk mendukung semua kegiatan lain dalam proses advokasi; dalam rangka memilih dan merumuskan issu strategis, sebagai bahan proses legislasi, untuk keperluan lobby dan kampanye, dan sebagainya.
-MEMBANGUN BASIS GERAKAN
Kecaman keras yang sering dialamatkan kepada organisasi pelaku advokasi adalah mengenai basis legitimasi, yang berkaitan dengan mandat nyata dari rakyat.
Advokasi sering dilakukan karena reaksi kelompok terpelajar perkotaan (umumnya aktivis mahasiswa) terhadap penindasan yang dialami rakyat kecil.
Reaksi kesetiakawanan mahasiswa terhadap rakyat adalah hal yang sangat positif. Tetapi masalahnya adalah apakah proses advokasi yang dilakukan tersebut mampu membangun organisasi atau jaringan yang berakar nyata di tengah rakyat yang dibela ?
-MENGGALANG KEKUATAN DAN SATUAN PENDUKUNG ADVOKASI
Kerja-kerja advokasi adalah serangkaian kegiatan yang sangat kompleks sehingga tidak akan pernah ada suatu organisasi yang akan mampu sendirian melaksanakan semua kegiatan advokasi tersebut, dalam hal inilah, penggalangan kekuatan dan sistem pendukung menjadi sangat vital dalam kegiatan advokasi.
Kekuatan dalam kegiatan advokasi adalah perseorangan, kelompok, atau organisasi yang memiliki sumber daya (berupa keahlian, akses, pengaruh, informasi, prasarana, sarana, dan dana) yang bersedia, dan kemudian terlibat aktif langsung, mendukung dengan mengambil peran, fungsi, atau tugas tertentu dalam rangkaian kegiatan advokasi.
Penggalangan aliansi dalam pendukung advokasi yang akan dilakukan harus bertolak dari issu advokasi itu sendiri.
-UNTUK ITU ISSU YANG MENJADI TARGET ADVOKASI HARUS MEMENUHI BEBERAPA SYARAT BERIKUT:
Isu tersebut harus ada kaitannya dengan mereka yang kita ajak.Cakupan issu terbatas dan khas.Issu harus tetap punya tujuan perubahan jangka panjang
-MENGAJUKAN RANCANG TANDING
Ini adalah tahap yang cukup teknis dalam proses advokasi, yang mencakup kegiatan Legislasi, (legal drafting, counter draft, judicial review) serta Jurisdiksi (class action, legal standing)
-MELOBBI (UNTUK MEMPENGARUHI) PEMBUAT KEBIJAKAN PUBLIK
Lobbi secara singkat dapat dijelaskan sebagai suatu proses dimana para pemilih, secara perseorangan atau kelompok mencoba mempengaruhi wakil-wakil mereka di parlemen untuk memperhatikan, mendukung, dan mengambil tindakan terhadap suatu issu tertentu yang sedang dipermasalahkan oleh masyarakat.
-MEMPENGARUHI PENDAPAT UMUM
Bentuk-bentuk kegiatan pada proses ini sangat beragam, mulai dari kampanye pembentukan kesadaran masyarakat dan pendapat umum, penggalangan dukungan, pelatihan dan pendidikan politik, pembentukan basis, pengerahan kekuatan massa, unjuk rasa, boikot dan pembangkangan sosial.

BEBERAPA KAIDAH ASAS SEBAGAI TITIK TOLAK ADVOKASI :
1.Mulai dengan berbaik sangka
2.Gagaskan kemenangan-kemenangan kecil dahulu
3.Kerjakan apa yang telah direncanakan
4.Tetap pada inti soal dan jadikan isu anda tetap populer
5.Bersedia bermufakat

UNSUR-UNSUR ADVOKASI :
1.Upaya dan tindakan yang terorganisir
2.Menggunakan instrumen demokrasi
3.Bertujuan untuk penegakkan supremasi hukum dan perubahan kebijakan yang mengarah ke masyarakat asil dan setara
4.Sasaran kepada penguasa
5.Melalui kegiatan resmi dan tak resmi dengan melalui aksi-aksi cultural
6.Hasil yang diharapkan adalah perubahan lembaga masyarakat dan hubungan kekuasaan

CIRI-CIRI ADVOKASI :
1.Mempertanyakan sesuatu hal baik tentang individu, kelompok, atau lembaga
2.Meletakkan tuntutan dalam system politik dan kebijakan
3.Memunculkan konflik isu
4.Menciptakan isu dan atau perjalanan politik
5.Menarik perhatian dan membentuk aliansi/koalisi dengan orang-orang yang mempunyai perhatian yang sama
6.Mencetuskan prakarsa, inovasi, invensi

ADVOKASI YANG DIBERIKAN OLEH LEMBAGA KEMAHASISWAAN DALAM MELAYANI MAHASISWA ADALAH MELAKUKAN PEMBELAAN DIBIDANG :
-BIDANG AKADEMIS
-BIDANG NON AKADEMIS

SEKIAN...
TERIMAKASIH...
YAKIN USAHA SAMPAI.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar